Manfaat
Berbakti Kepada Dua Ibu Bapak
Allah
Ta`ala Berfirman jangan engkau berkata bagi kedua 2 ibu bapak Uf/Ah dan jangan
engkau membentak - bentak bagi keduanya dan kata olehmu bagi keduanya akan kata
yang mulia yakni lemah lembut dan telah bersabda Nabi Saw. tiada beda antara
orang yang durhaka kepada ibu bapaknya dan antara iblis di dalam neraka
melainkan 1 derajat, dan tiada beda antara orang yang berbuat baik kepada ibu
bapaknya dan antara segala Anbiya (Nabi - nabi ) di dalam syurga melainkan 1
derajat jua dan yaitu sekampung dengan segala Anbiya Dalam Syurga.
Telah
bersabda Nabi Saw. Pada malam mi`raj kelangit aku lihat beberapa orang yang
tergantung sekaliannya pada pelepah kurma dan mereka itu didalam neraka maka
kataku siapa mereka itu wahai jibril ? Maka katanya Jibril ya Muhammad itulah
orang yang mencampak 2 ibu bapaknya.
Dan
telah berkata Nabi Saw. Berwasiat aku bagimu dengan sembahnyang dan berbuat
baik kepada ibu bapaknya dan barang yang ada dalam tangan kamu (tanggunganmu)
maka bahwasanya berbuat baik bagi kedua ibu bapak itu menambahi umur 3 tahun,
maka ia berbuat baik lagi kepada kedua ibu bapaknya maka Allah Swt. Menambahi
umurnya yang tiga tahun menjadi 30 tahun. Maka jika mencampak ia akan 2 ibu
bapaknya maka di jadikan Allah Ta`ala umurnya yang 3 tahun menjadi 3 hari.
Dan
Berkata Nabi Saw. Barang siapa durhaka kepada ibu bapaknya maka hanya sanya
durhaka kepada Allah Ta`ala dan kepada Rasulnya. Dan yang terlebih siksa bagi
segala manusia di dalam neraka jahannam itu tiga jenis :
1. Orang yang durhaka
akan kedua ibu bapaknya.
2. Orang yang Berzina.
3. Orang Yang Syirik
kepada Allah Swt.
Dan
sebuah cerita dari sebagian orang - orang yang shaleh berkata ia, Aku berjalan
di atas kubur pada malam hari maka aku lihat satu kubur yang keluar asapnya
begitu banyak maka akupun berhenti aku melihat kepadanya maka tiba - tiba kubur
itu terbelah dan keluar seorang manusia yang amat hitam mukanya dan pada
tangannya tongkat dari pada besi dan di hadapannya seekor himar memalu atas
kepalanya (himar) dan himar itu pun berteriak - teriak kemudian di tarik himar
tersebut kedalam kubur denagn rantai besi daripada api neraka maka masuklah
keduanya (himar dan seorang manusia) kemudian tertutuplah kuburnya. Lalu aku
berjalan dan tiba - tiba berjumpa dengan seorang perempuan maka aku bertanya
kepadanya dari apa yang telah aku lihat. Maka perempuan itu menjawab inilah
siksa bagi orang yang berzina, minum arak, dan mencampak kedua ibu bapaknya
serta berkata ia berteriak - teriaklah engkau seperti aku maka tatkala mati di
jadikan oleh Allah swt. Akan dia himar dan siksaan tersebut terjadi pada tiap -
tiap malam maka berlindung aku kepada Allah Swt. Daripada pekerjaan isi neraka
dan aku mohonkan Ampunan dan rahmat bahwasanya Allah swt. Rahman Dan Rahim.
Sumber
: Kitab
Tanbihul Ghafilin (Versi Jawi) Karya : Syekh H. Abdullah Bin Abdul Mubin. Diterbitkan
oleh : Matba`ah sumber ilmu jaya Medan, Indonesia Telp : (061) 4554423

No comments:
Post a Comment